![]() |
| yang benar yang mana? |
[16.9.20]
Bukan mencari penggunaan yang benar yang mana, yang pasti menurut KBBI kata yang tepat adala NEKAT. Besok, 17 September 2020 saya akan mencoba nekat menemui dosen pembimbing I ke kampus. Kita sepakati saja namanya Pak B yang entah kenapa sangat sulit mendapat balasan chat dari beliau apalagi setelah muncul edaran Rektor yang mengharuskan para dosen untuk mengajar dari rumah selama pandemi. Tidak terlalu masalah untuk mahasiswa yang masih ambil kelas pelajaran biasa, namun menjadi masalah untuk para mahasiswa akhir. Tidak mudah berkomunikasi daring dari proses penyusunan draft pertama kali proposal usulan penelitian. Masalah besarnya penelitian tidak akan mulai kalau proposal belum ACC sementara persepsi saya dan Pak B belum menemukan titik tengah. Kemarin muncul notif email masuk dari beliau, pkl. 00.13 "draft UP" judulnya, Puji Tuhan. Tidak mau deg-deg dan berujung sulit tidur jadi bakal buka siang nanti. Ini adalah revisi draft ke 3 dan sepertinya belum akan di-ACC. Semoga besok ketemu!
[17.9.20] Rencana mencoba cari Pak B pagi-pagi kandas karena lagi-lagi telat bangun. Jalan ke kampus sekitar pkl. 13.00 dan dari pantauan mobil dosen yang berderet di parkiran gedung B mobil beliau berciri Avanza putih dengan sticker singa dan plat H xxxx RR tidak termasuk dalam deretannya. "Hufff (1)". Biasanya beliau nongkrong di ruangan Admin Agro, sedikit melongo meraih pandangan jauh ke jendela, beliau juga tidak tampak. Opsi kedua, mencoba mencari ke dekanat FPP. Belum persis menapaki parkiran kuurungkan melanjut, lagi-lagi mobil Avanza putih sasaran tidak muncul selain 2 mobil kecil warna merah dan putih (bukan Avanza). "Hufff (2)". Balik kiri. Kemungkinan lain, beliau naik motor. Langsung jalan kembali ke gedung B menuju ruangan Pak Admin Agro yang ternyata kosong. Memutuskan menunggu 10 menitan lalu atas saran teman se-perdosbingan-an kembali saja besok lagi dengan misi sama-sama buat janji dulu ketemu beliau. Besok, [18.9.20], semoga ketemu..
Ta, Ta, semangat Ta!!!!!
[19.10.20]
Memang benar yang selalu kita ingin bahkan kita rencanakan belum berarti selalu harus terjadi. Entah harus senang atau sedih karena (akhirnya?) Pak B meng-ACC Usulan Penelitian setelah 4 bulan. Minggu sebelumnya sekalian kirim draft revisian UP ke-4 bersamaan mencoba kirim judul UP yang baru, dengan tema yang sama sekali berbeda dengan judul sempro. Total ini jadi judul ketiga yang coba diusulkan, pasrah, pasrah.
Hmmm rupanya menjalankan judul ke 2 atau pun ke 3 sama-sama punya konsekuensi tersendiri.
1. Judul 2 (tema biopestisida nabati untuk hama;tanaman kailan)
Secara waktu lebih singkat, waktu hingga panen sayur kailan sampai 35 hari, ditambah olah lahan mungkin sekitar 2 bulan total waktu penelitian. Tapi agak-agak khawatir bermasalah di teknis pelaksanaan penelitian, lebih rumit karena pakai rancangan acak kelompok faktorial. Pusing pusing da tuh
2. Judul 3 (tema pemupukan silika dengan volume penyiraman berbeda;tanaman kacang tanah)
Waktu tanam hingga panen kacang tanah 90 hari, ditambah persiapan bla-bla mungkin total waktu penelitian sekitar 3,5-4 bulan. Lebih lama, tapi dengan rancangan yang lebih sederhana, pake polybag di dalam GH harusnya ngga rumit-rumit amat. Plus yang buat greget musti seminar ulang! GOD, kek mananya ini,,, aigoo udah lah makin panjang lagi masa tunggu lulus awak kan, hmmm.
Hingga akhirnya beraniin diri konsul ke Bu Star, sa;ah satu dosen muda Agro, dosen baru yang fokus ilmunya di bidang hama. Sebenernya udah dari tahun lalu Pak B nyaranin datengin Bu Star ini untuk tanya-tanya lebih lanjut, yaahh maafkan kemalasan saya Pak, heheeee. Bu Star kasih banyak banget masukan yang sangat sangaaaat sangatttttt berarti dan entah konspirasi semesta bekerja seperti apa (sorry hiperbola sorry) ada Pak B juga di sanaaaa. Ya ampuuuun, gitu ya, kalo dicari seringnya ngga nemu.
Alhasil beliau bahkan 'nitip'-in anak bimbingnya ini ke Bu Star biar dikasih pencerahan. Abis konsul, laporan beberapa hal yang didapat dari Bu Star ke Pak B dan ya Puji Tuhan akhirnya cukup yakin untuk ambil penelitian dari judul ke 2 aja.
Alhasil beliau bahkan 'nitip'-in anak bimbingnya ini ke Bu Star biar dikasih pencerahan. Abis konsul, laporan beberapa hal yang didapat dari Bu Star ke Pak B dan ya Puji Tuhan akhirnya cukup yakin untuk ambil penelitian dari judul ke 2 aja.
[10.11.20]
Apakah per tanggal hari ini penelitian udah dimulai? Belum!
Tapi tetap ada hal yang patut disyukuri, setelah ACC dosbing 1, selanjutnya ACC harus didapat juga dari dosbing 2. Okelah prinsip umumnya dosbing 2 ngikut dosbing 1 aja, maksudnya ngga akan banyak perubahan berarti dan penelitian bisa segera jalan.
Masalah baru muncul lagi, dimana lokasi penelitan nanti? Yang pasti pilihan ada di antara lahan Agroecotechnopark atau lahan depan LPPU, kalo hanya sekadar pengen, pengen banget dapet di Agroecotechnopark. Pertimbangannya karena dekat kosan, sumber air juga bagus dan dekat dengan keramaian. Berbanding terbalik dengan lahan di depan LPPU, survei minggu lalu udah cukup buat berharap banget ngga penelitian di lokasi sana. Bukan cuma kaena jauh dan letaknya masuk-masuk ke dalem belukar tapi harus siap berperang dengan nyamuk. Heeee pernah ngga sih eksperimen julurin tangan 5 menit terus langsung aja nyamuk-nyamuk nyerbu. Iya perpsis kaya begitu.
Mencoba memberanikan diri lagi, mengingatkan dosbing 2 tercinta untuk menengok draft UP yang udah seminggu + 1 hari belum muncul di inbox email. "Ya", huhuiii dibales akhirnya, 2 karakter yang sangat bermakna. Mumpung beliau masih terpantau online, coba aja lagi nanyain lahan di Agroecotechnopark, karena aslinya lahan inceran juga masih akan dipakai beliau Januari 2021 nanti.
Seni menyusun kata untuk mendapatkan yang dimau dimulai. Awalnya beliau kasih respon yang ambigu, bukan tidak tapi iya juga bukan. Chat lagi buat memastikan, lalu dijawa lagi "Ya". Kali ini "Ya" yang artinya fix diizinin pake lahan bekas penelitian beliau. Aaaaaa makasih banyak Prof! Terima kasih Tuhan!!!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar