Minggu, 06 September 2020

Kucinta Kau, Dia dan Widya Puraya



Widya Puraya, semacam ikon Universitas Diponegoro Semarang. Belum tau persis sih merujuk spesifik apa (pardon me yg udah 4,1 tahun kuliah di sana), yang pasti WP-singkatnya begitu bisa merujuk lapangan besar tempat adain acara-acara besar, gedung-gedung tempat para petinggi Undip bertugas dan yang paling sering dikunjungi mahasiswa Undip tentunya Perpustakaan Widya Puraya/Perpus WP. Acara-acara besar yang diadain di lapangan WP contohnya Upacara Hari-Hari Besar, Upacara Penerimaan Mahasiswa Baru, Upacara Pelepasan dan Penerimaan Kembali Mahasiswa KKN atau kadang dipakai mahasiswa untuk kegiatan orientasi kemahasiswaan misal LKMM-PD/D/Madya atau sekadar foto angkatan. Atau yang akhir-akhir ini lagi trend foto sidang akhir maupun wisuda di Taman Inspirasi yang langsung membelakangi Lapangan Widya Puraya. Gedung sekitar WP di antaranya Rektorat, Hall, Kesejahteraan Mahasiswa dan lain-lain.


WP sejauh dari pengalaman pribadi sejak pertama kali, kala 2016 lalu hingga 2020 ini mengalami perubahan tentunya ke tujuan yang lebih baik. Dulu sih ngga ada batasan nongkrong di WP  baik perpustkaan maupun di Taman Inspirasi. Tapi semua berubah sejak sekitar tahun 2018 pengawasan jam malam oleh satpam sangat ketat, bahkan belum tepat jam malam (21.00 WIB) udah keliling-keliling tuh sambil nyamperin suruh mahasiswa siap-siap pulang :(. Ini beberapa hal yang bisa dibagi seputar WP, salah satu tempat favorit  di Undip :

  1. PERPUSTAKAAN WP
Ll. 1 (Lobby)

Perpustakaan WP terdiri dari 5 lantai. Lantai 1 tempat registrasi masuk, alurnya kita scan KTM atau masukkan NIM ke komputer baru setelah ada suara "silahkan masuk" kita masuk. Kalau mau pinjam atau kembalikan buku atau mampir perpustakaan maka wajib minta kunci loker dulu. Lantai 1 juga ada perpustakaan kecil dipojok kiri dari pintu samping lift namanya Pojok BNI, ada juga ruang pertemuan di tengah dan sisi kiri ada Pojok Sampoerna tempat buat ngerjain tugas dan lain-lain yang juga nyaman. Kalau mau agak berisik lebih baik nongkrongnya di lobby, di luar tersedia kursi-kursi dan meja, lebih bebas ngobrol dan ga perlu simpan barang-barang pribadi di loker, sementara di ruangan mana pun di dalam pasti ga diizinin berisik maupun agak berisik wkwkkw.


Lt. 2 Perpustakaan Utama

Lantai 2 tempat kita bisa membaca, meminjam dan mengembalikan buku-buku. Barang yang wajib dibawa adalah KTM dan barang-barang opsional misalnya laptop (tanpa sarung, charger boleh), kertas binder tanpa cover, HP dan dompet. Selain itu dilarang karena dikhawatirkan bisa jadi wadah buat bawa buku tanpa izin. Buku yang mau dicari bisa terbantu dengan terlebih dahulu cari di komputer, nanti dapat kode lokasi rak, baris dan buku yang kita maksud. Peletakan buku-buku secara singkat bisa dilihat dari pintu masuk, sisi kiri ditempati rak-rak berisi buku tema sosial, tengah bertema sains dan sisi kanan sains, novel, dan bahasa. Selain menyediakan banyak jenis buku di WP disediakan komputer yang bisa digunakan untuk browsing, ngerjain tugas, dll. Yang paling bikin betah adalah beragam tempat duduk yang bisa dipilih sesuai nyamannya kita. Ada meja panjang dengan kursi atau lesehan juga bisa atau kalau lebih nyaman di meja dengan kursi sendirian juga ada. Mau yang menghadap matahari ada, dikelilingi orang-orang ada, atau buat me time sendiri di pojok juga ada.

Alur pinjem buku, pertama cek kertas kuning di belakang buku lalu isi sesuai yang diminta biasanya nama dan NIM. Kertas kuning yang perlu diisi ada dua, lalu serahin ke petugas untuk dicek dan KTM kita discan, terus nanti satu kartu kuning bakal dikeep petugas dan satu lagi di kita peminjam. Terakhir gesek buku. Maksimal waktu peminjaman 2 minggu, lebih dari itu bakal kena denda Rp1.000 per hari (hari Sabtu, Minggu dan tanggal merah ga terhitung). Saya pernah didenda sampai Rp 70.000-an karena lupa kembaliin 2 buku dan waktu kembalikan mepet libur semester waktu itu udah ninggalin Semarang sementara waktu libur WP paling cuma seminggu.

Bagusnya, perpus WP punya waktu libur lebih sedikit dibanding waktu akademik bahkan tanggal 1 Januari juga masuk jadi kalo butuh main ke Perpus WP bisa banget dateng.

Lantai 3 berisi koleksi jurnal-jurnal yang cuma boleh dibaca di tempat karena jumlahnya sangat terbatas, sementara lantai 4 berisi koleksi koran-koran, majalah dan buku-buku terbatas lainnya. lantai 5 ngga ada apa-apa sih. Lumayan gelap dengan ruang-ruang kosong dan balkon kecil menghadap bebas ke lapangan WP dan di sampingnya bersebelahan dengan pekarangan dengan pohon-pohon tinggi.

    2.  JALAN MENUJU WP DAN LOKASI GEDUNG-GEDUNG TERKAIT

Jalan menuju WP sebelum tahun 20
19 masih tanpa petunjuk jalan buat disabilitas semisal penyandang tunanetra. Bagus sih konsepnya untuk membantu difabel tapi sayangnya masih ada evaluasi terutama karena jalan dengan petunjuk masih terbatas ke beberapa fakultas dan bahkan belum ada petunjuk penuh dari arah masuk WP semisal menuju perpustakaan WP. Banyak titik-titik yang terputus padahal seharusnya jalan petunjuk idealnya dibuat jelas sampai ke lokasi-lokasi tujuan. Semoga ke depan ada perbaikan :).

Yang baru lagi ada videotron dan Taman Inspirasi. Videotron ditempatkan persis di lapangan Widya Puraya, dan videotron selain di WP ada juga di pintu utama jalan masuk kawasan kampus. Dibanding pakai banner yang lebih ramah lingkungan mana sih? Kayanya butuh daya yang lebih besar deh buat videotron hmmm. Taman Inspirasi ini bentuknya melingkar berundak-undak dan sering dipakai buat kumpul-kumpul, diskusi atau sebagai pangggung kecil buat pementasan atau acara-acara kemahasiswaan lainnya. Buat jogging juga bisa. Sayangnya ga punya fotonya. Next ditambahin dehh

Selama pandemi ini WP dibatasi cuma bisa stay di lantai 1 itu pun cuma bisa duduk di tengah karena Pojok BNI dan Pojok Sampoerna belum bisa dikunjungi. Semoga keadaan segera membaik yaaa.

Jadi, siapa yang aku cinta? kau, dia atau siapa? Ya Widya Puraya HAHAHHA 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar